loading...
Pengurus
ubur_ubur_doktersehat_1

Berhati-hatilah jika Anda berencana untuk berlibur di pantai, khususnya di Pantai Selatan Pulau Jawa. Belakangan ini, 27 orang dilaporkan tersengat ubur-ubur di pantai yang ada di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta seperti di Pantai Drini, Krakal, dan Sepanjang.

Menurut Koordinator SAR Korwil 2 Gunung Kidul Marjono, bulan Juli dan Agustus adalah saat dimana ubur-ubur mulai banyak bermunculan di pantai yang ada di selatan Provinsi Yogyakarta. Jika kita sampai terkena bagian tubuh ubur-ubur yang berumbai ini, maka kulit akan mengalami sensasi gatal-gatal hingga memicu dampak lain seperti sesak napas.

Dari 27 korban yang ditolong oleh petugas, terdapat anak-anak hingga orang dewasa. Bahkan, ada orang yang mengalami sesak napas sehingga harus ditolong dengan tabung oksigen. Sayangnya, karena jumlah tabung oksigen tidak mencukupi, terdapat korban yang akhirnya dilarikan ke puskesmas terdekat.

Marjono berkata bahwa petugas sebelumnya memprediksi ubur-ubur ini tidak akan mencapai wilayah pantai, namun perubahan arus angin dan cuaca akhirnya membuat ubur-ubur sampai ke wilayah dimana wisatawan bermain air. Dari seluruh pantai di kawasan Gunung Kidul, hanya Pantai Baron yang tidak ditemukan ubur-ubur karena air di pantai tersebut adalah air tawar yang berasal dari muara sebuah sungai.

Marjono pun meminta wisatawan untuk lebih berhati-hati jika bermain di pantai, apalagi jika melihat ubur-ubur yang memiliki warna biru dan terlihat menarik bagi anak-anak. Jika memang khawatir, ada baiknya tidak bermain air dan menikmati suasana pantai saja saat liburan.

Salah seorang korban tersengat ubur-ubur adalah warga Klaten berusia 17 tahun bernama Resi. Ia mengaku mengalami sensasi gatal-gatal dan sakit perut sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sumber : DokterSehat.Com