loading...
Pengurus
ayam-goreng-doktersehat

Banyak orang yang menghangatkan kembali makanan sisa semalam untuk dijadikan sarapan pagi. Selain karena sayang jika makanan tersebut harus dibuang, menghangatkan kembali makanan sisa dengan cara memasukkannya ke microwave atau menggorengnya tentu akan lebih mudah dilakukan sehingga akan menghemat waktu. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut kebiasaan ini bisa jadi kurang baik bagi kesehatan.

Bahaya sering menghangatkan makanan untuk sarapan

Terdapat banyak sekali dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika kita menghangatkan kembali makanan sisa semalam untuk dijadikan sarapan. Hanya saja, dampak ini berbeda-beda untuk setiap jenis makanan.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak kita hangatkan kembali.

  1. Telur

Terkadang, kita mengolah telur dengan berlebihan sehingga tidak habis dikonsumsi dalam sehari. Kita pun kemudian menyimpannya agar bisa dihangatkan kembali untuk sarapan. Rasanya yang enak tentu akan membuat kita menikmati sarapan pagi. Sayangnya, pakar kesehatan Kantha Shelke dari Corvus Blue, Amerika Serikat menyebut kebiasaan ini kurang baik bagi kesehatan.

Kantha menyebut telur mentah memiliki bakteri salmonella. Hanya saja, setelah dimasak hingga matang, bakteri ini memang bisa mati sehingga telur tetap aman untuk dikonsumsi, namun saat kita menyimpan telur semalaman, bisa jadi telur telah terpapar bakteri-bakteri lainnya. Masalahnya adalah saat kita menghangatkan telur, api yang digunakan cenderung kecil sehingga tidak akan cukup untuk membunuh kuman-kuman tersebut. Dikhawatirkan hal ini akan bisa memicu gangguan pencernaan atau penyakit lainnya.

  1. Ayam

Daging ayam juga seringkali tidak benar-benar habis untuk dimakan dalam sehari sehingga sering dihangatkan kembali agar bisa dijadikan sarapan. Hanya saja, proses penyimpanan daging ayam di dalam suhu ruangan cenderung membuat bahan makanan ini mudah terpapar bakteri. Meski kita sudah menggorengnya kembali atau memasukkannya ke dalam microwave, bakteri-bakteri yang menempel belum tentu bisa benar-benar mati.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghangatkan daging ayam hingga suhu 165 derajat Celcius jika ingin membunuh semua bakteri. Sayangnya, daging ayam sebenarnya kurang baik untuk dihangatkan hingga berulang-ulang kali.

  1. Kentang

Kentang termasuk dalam sumber karbohidrat yang baik bagi kesehatan, namun setelah dimasak atau disimpan dalam waktu yang lama di dalam suhu ruangan, besar kemungkinan kentang akan terpapar bakteri clostridium botulinum.

Banyak orang yang menghangatkan kembali kentang dengan memakai aluminium foil dalam suhu panas, namun proses pemanasan ini biasanya tidak lama sehingga bakteri yang sudah menempel pada kentang tetap hidup dan masuk ke dalam tubuh jika kita makan.

  1. Gorengan

Gorengan memang sangat nikmat untuk dikonsumsi, bahkan, kita seringkali memanaskan kembali gorengan yang tidak habis semalam agar bisa dijadikan camilan atau lauk di pagi hari. Masalahnya adalah hal ini akan menambah jumlah lemak jahat di dalam gorengan tersebut. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika gorengan adalah salah satu makanan yang memiliki kandungan lemak jahat paling tinggi.

Jika kita sering mengonsumsi gorengan, termasuk gorengan yang dipanaskan kembali, dikhawatirkan kita akan menjadi lebih rentan terkena penyakit kardiovaskular.

  1. Nasi goreng

Sebagian orang memang sengaja mengonsumsi nasi sisa semalam karena dianggap memiliki kadar gula yang lebih rendah, namun kebanyakan orang akan mengolah nasi sisa sebagai nasi goreng yang nikmat dan mengenyangkan untuk dikonsumsi saat sarapan pagi. Masalahnya adalah ada banyak sekali risiko kesehatan yang bisa didapatkan jika kita mengonsumsi nasi goreng yang diolah dari nasi sisa semalam.

Selain kenaikan berat badan dan risiko diabetes akibat tingginya kadar kalori dari nasi goreng ini, bisa jadi kita akan rentan terpapar keracunan makanan karena adanya bakteri yang menempel pada nasi saat kita tempatkan di lemari atau kulkas. Selain itu, makan nasi goreng setelah sarapan juga akan membuat kita lebih mudah mengantuk sebelum jam makan siang tiba.

Sumber : DokterSehat.Com