loading...
Pengurus
debat-capres-doktersehat

Debat capres pemilu 2019 kembali diadakan hari ini, Minggu 17 Februari 2019. Meskipun tujuan dari debat ini sangat baik karena bisa membantu kita memilih pemimpin yang sesuai dengan keinginan kita, seringkali acara debat ini justru bisa menyebabkan kecemasan atau stres. Apalagi jika kita sudah menentukan pilihan dan kurang menyukai calon pemimpin lainnya. Jika sampai hal ini, bisa jadi kita akan lebih rentan terkena hipertensi.

Kaitan antara kecemasan, stres, dan risiko hipertensi

Pakar kesehatan menyebut stres dan gangguan emosi lain layaknya kecemasan atau kemarahan bisa menyebabkan dampak kesehatan bagi tubuh, termasuk dalam hal menyebabkan peningkatan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh kemampuan stres dalam merangsang otak memproduksi hormon stres layaknya hormon adrenalin, kortisol, serta nirepinefrin.

Hormon-hormon ini akan membuat denyut jantung meningkat dengan signifikan sekaligus membuat pembuluh darah melebar. Bahkan, dalam jangka pendek, tekanan darah bisa meningkat hingga 30-40 persen. Masalahnya adalah, meskipun peningkatan denyut jantung dan tekanan darah ini hanya berlangsung sementara, dampaknya bisa merusak pembuluh darah dan hal ini akan sangat berbahaya bagi jantung dan pembuluh darah.

Sementara itu, kecemasan biasanya tidak terkait dengan hipertensi dalam jangka panjang. Memang, peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh kondisi emosi ini hanya berlangsung sementara, namun hal ini sudah cukup untuk membuat kerusakan pada pembuluh darah, jantung, serta organ ginjal kita.

Kecemasan bisa memicu kebiasaan tidak sehat

Kecemasan juga bisa membuat kita cenderung menerapkan gaya hidup tidak sehat. Sebagai contoh, banyak orang yang mengalihkannya dengan merokok, ngemil makanan yang tidak sehat, atau menikmati makanan yang enak demi membuat pikiran merasa lebih baik. Masalahnya adalah, berbagai hal ini bisa menyebabkan kita lebih rentan terkena hipertensi.

Konsumsi obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan mental seperti obat anti depresan juga dikhawatirkan bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Mengatasi stres dan gangguan emosi akibat menonton debat capres

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak terlalu serius dalam menanggapi debat capres agar tidak mudah mengalami stres, kemarahan, kecemasan, dan gangguan emosi lainnya.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengaasi berbagai hal ini.

  1. Menarik napas panjang

Meskipun kita emosi karena dukungan kita dijelek-jelekkan pendukung paslon lainnya, sebaiknya kita tidak mudah terpancing untuk membalasnya, khususnya di media sosial. Cobalah untuk menarik napas panjang demi membuat pikiran menjadi lebih jernih sekaligus menurunkan rasa marah dan stres. Lakukan hingga beberapa kali demi menurunkan emosi.

  1. Puasa media sosial untuk sementara

Setiap kali debat capres media sosial biasanya akan sangat ramai dengan bahasan dari pendukung kedua belah paslon. Terkadang, bahasan ini hanya akan berisi ejekan atau umpatan yang justru membuat kita menjadi semakin emosi. Agar tidak terbawa suasana yang panas, akan jauh lebih baik jika kita berpuasa menggunakan media sosial untuk sementara. Lakukan hal lain saja demi menenangkan pikiran.

  1. Tidak berbicara tentang politik

Saat kita berbicara dengan teman-teman atau keluarga, hindari obrolan yang berbau politik. Pilihlah tema pembicaraan lain yang justru bisa membuat kita lebih santai dan tenang. Hal ini justru akan lebih membuat pikiran kita menjadi lebih berbahagia.

  1. Melakukan hal-hal lainnya

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk melakukan hal lain selain membahas debat capres yang bisa membuat kita emosi. Sebagai contoh, kita bisa keluar rumah untuk pergi ke kafe atau makan-makanan yang enak. Kita juga bisa bermain game atau melakukan hal menyenangkan lainnya demi mengatasi stres atau emosi setelah melihat debat capres.

  1. Beristirahat

Alih-alih membahas debat capres, akan jauh lebih baik bagi kita untuk beristirahat atau tidur saja. Mengingat saat ini adalah akhir pekan, tentu akan jauh lebih baik untuk mengistirahatkan tubuh sehingga keesokan harinya tubuh akan kembali bugar dan fit untuk melakukan berbagai macam aktivitas.

Sumber : DokterSehat.Com